Dosen dan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UDN Mengikuti Pelatihan Semikonduktor Kolaborasi Arm dan Danantara
Sabtu, 23 Mei 2026 · Admin
Dosen dan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Darunnajah Mengikuti Pelatihan Semikonduktor Kolaborasi Arm dan Danantara — Wujudkan Kemandirian Teknologi Indonesia
Jakarta, 20 Mei 2026 — Tutik Lestari, S.Si., M.Kom., dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Darunnajah Jakarta turut hadir sebagai peserta dalam Joint Semiconductor Training yang diselenggarakan di Menara Mandiri Lantai 9, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Pelatihan strategis ini berlangsung selama tiga hari, 20 hingga 22 Mei 2026, dan menjadi salah satu langkah nyata Indonesia dalam membangun ekosistem semikonduktor nasional yang berdaulat. Kolaborasi Besar di Balik Pelatihan Program ini bukan pelatihan biasa. Joint Semiconductor Training diinisiasi oleh Danantara Indonesia bersama Arm Ltd. — perusahaan desain chip terdepan di dunia — dengan dukungan penuh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian). Pembukaan pelatihan dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menegaskan urgensi kemandirian Indonesia di sektor semikonduktor. Hadir pula Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman, Rektor Institut Teknologi Bandung Tatacipta Dirgantara, Founder dan Chairman PT Jababeka Tbk. Setyono Djuandi Darmono, serta perwakilan universitas dari seluruh penjuru Indonesia. Mengapa Semikonduktor, dan Mengapa Sekarang? Arm bukan nama sembarangan dalam lanskap teknologi global. Perusahaan asal Inggris ini menguasai 96 persen teknologi chip otomotif global dan 94 persen desain chip untuk kecerdasan buatan (AI) serta pusat data. Menko Airlangga menyebut Arm sebagai "pemain paling hulu" dalam industri semikonduktor — artinya, siapa pun yang menguasai ekosistem Arm, ia berada di jantung rantai pasokan teknologi dunia. Kerja sama strategis antara Danantara Indonesia dan Arm Ltd. dibangun di atas tiga pilar utama:- Akses terhadap kekayaan intelektual (IP)di berbagai domain teknologi strategis, membuka pintu bagi Indonesia untuk merancang chip sendiri.
- Pengembangan talenta semikonduktordengan target ambisius melatih 15.000 insinyur Indonesia dalam ekosistem Arm, memperkuat kompetensi di bidang desain chip, IoT, dan teknologi digital masa depan.
- Pengembangan proyek khususyang direncanakan menjadi tonggak penting industri teknologi nasional pada 2028.



Sumber referensi: Kemenko Perekonomian RI — Buka Pelatihan Semikonduktor untuk Talenta Indonesia, Menko Airlangga: Kolaborasi Teknologi Arm Dorong Akselerasi Industri Semikonduktor Terintegrasi (ekon.go.id)