Dosen Universitas Darunnajah Ikuti Pelatihan Penyusunan Dokumen SPMI Berbasis Risiko
Kamis, 09 Oktober 2025 · Admin
BSD City, 6–8 Oktober 2025 — Universitas Darunnajah melalui perwakilannya, Anas Fauzi, M.Pd., dan Muchammad Ibnu Muzakir, M.Pd., turut berpartisipasi dalam Pelatihan Penyusunan Dokumen SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) Berbasis Risiko yang diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah I. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di Hotel Ibis Styles BSD City dan diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta (PTKIS) dari berbagai daerah di bawah koordinasi Kopertais Wilayah I.
Dalam pelatihan ini, Kopertais Wilayah I menghadirkan narasumber dari Best-Q Institute, yaitu Helmi Syaifuddin, Yusuf Nalim, dan Indrawati, yang memberikan materi secara komprehensif mengenai penyusunan dokumen SPMI berbasis risiko, mulai dari analisis konteks organisasi, penetapan sasaran mutu, hingga mekanisme pengendalian dan tindak lanjut perbaikan berkelanjutan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengelola mutu di lingkungan PTKIS agar mampu menerapkan SPMI secara efektif dengan mempertimbangkan potensi risiko yang mungkin muncul dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Para narasumber menekankan pentingnya integrasi antara sistem penjaminan mutu internal dan siklus manajemen risiko untuk menjamin keberlanjutan mutu institusi.
Universitas Darunnajah menyambut baik keikutsertaan dalam kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat budaya mutu dan kesiapan menghadapi proses akreditasi. Hasil dari pelatihan ini akan diimplementasikan dalam pengembangan dokumen dan sistem mutu internal Universitas Darunnajah.
Dalam pelatihan ini, Kopertais Wilayah I menghadirkan narasumber dari Best-Q Institute, yaitu Helmi Syaifuddin, Yusuf Nalim, dan Indrawati, yang memberikan materi secara komprehensif mengenai penyusunan dokumen SPMI berbasis risiko, mulai dari analisis konteks organisasi, penetapan sasaran mutu, hingga mekanisme pengendalian dan tindak lanjut perbaikan berkelanjutan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengelola mutu di lingkungan PTKIS agar mampu menerapkan SPMI secara efektif dengan mempertimbangkan potensi risiko yang mungkin muncul dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Para narasumber menekankan pentingnya integrasi antara sistem penjaminan mutu internal dan siklus manajemen risiko untuk menjamin keberlanjutan mutu institusi.
Universitas Darunnajah menyambut baik keikutsertaan dalam kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat budaya mutu dan kesiapan menghadapi proses akreditasi. Hasil dari pelatihan ini akan diimplementasikan dalam pengembangan dokumen dan sistem mutu internal Universitas Darunnajah.