Fakultas Agama Islam Perkuat Komitmen Akademik dan Inovasi Jelang Tahun Ajaran 2025/2026
Sabtu, 23 Agustus 2025 · Admin
22/8/2025 - Fakultas Agama Islam (FAI) menggelar rapat dosen dalam rangka evaluasi tahun ajaran 2024/2025 dan persiapan perkuliahan tahun 2025/2026. Kegiatan berlangsung di Aula Ibnu Rusyd dan dihadiri oleh seluruh dosen FAI, serta dipimpin oleh Dekan FAI Duna Izfanna, M.Ed., Ph.D. dan Dr. Arizqi Ihsan Pratama. Rapat dosen bertujuan untuk memperkuat komitmen FAI dalam mewujudkan visi menjadi pusat pengembangan keilmuan Pendidikan dan Hukum Islam berbasis Pesantren Wakaf pada tahun 2027. Visi ini diperkuat melalui pelaksanaan misi yang mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian, pengembangan akademik, dan jejaring kemitraan.
Dalam evaluasi, disampaikan bahwa dari lima program studi di bawah FAI, dua telah meraih akreditasi “Baik Sekali” dan tiga lainnya berstatus “Baik”. Prodi Hukum Keluarga Islam direncanakan akan menjalani reakreditasi pada tahun 2026 sebagai bagian dari peningkatan mutu akademik. Selain itu, tiga jurnal ilmiah FAI tengah dalam proses akreditasi Sinta sebagai bentuk peningkatan produktivitas riset. FAI juga membina tiga pusat unggulan, yaitu Halal Center, Sakinah Family Center, dan Darunnajah Assessment and Development Center, yang berperan penting dalam pengembangan keilmuwan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kehadiran ketiga center ini diharapkan mendorong keterlibatan aktif sivitas akademika, eksistensi, serta kebermanfaatan Universitas Darunnajah di masyarakat.
Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) mulai diperkenalkan bagi Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sebagai bentuk perluasan akses pendidikan. Inisiatif ini memungkinkan pengakuan terhadap pengalaman belajar sebelumnya dalam perkuliahan formal.
Tahun akademik 2025/2026 tercatat Jumlah mahasiswa FAI sebanyak 911 orang, menunjukkan antusiasme yang terus tumbuh terhadap program-program unggulan FAI. Selain persiapan sarana prasarana dan jadwal perkuliahan, dalam persiapan perkuliahan 2025/2026 Dekan FAI menekankan persiapan dosen dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan ini selaras dengan kewajiban Tri Dharma serta tuntutan Kurikulum Nasional (KKNI) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kali ini para dosen didorong untuk mengintegrasikan penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat dalam RPS sehingga output dari perkuliahan tidak hanya pengembangan keilmuwan tapi juga menjadi kolaborasi dosen-mahasiswa dalam mempraktikkan materi perkuliahan.
Rapat dosen Fakultas Agama Islam telah menghasilkan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat peran institusi dalam pengembangan keilmuan berbasis nilai-nilai pesantren melalui capaian akreditasi yang solid, pengembangan pusat unggulan, serta penguatan budaya riset melalui jurnal ilmiah. Penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang terintegrasi dengan Tri Dharma menunjukkan komitmen FAI untuk mencetak lulusan unggul secara akademik dan berdampak sosial. Persiapan matang untuk tahun akademik 2025/2026, termasuk pengenalan program RPL dan kolaborasi dalam penyusunan RPS, menjadi bukti inovasi dan adaptasi FAI dalam mewujudkan visinya sebagai pusat pengembangan Pendidikan dan Hukum Islam berbasis Pesantren Wakaf pada tahun 2027.
Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) mulai diperkenalkan bagi Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sebagai bentuk perluasan akses pendidikan. Inisiatif ini memungkinkan pengakuan terhadap pengalaman belajar sebelumnya dalam perkuliahan formal.
Tahun akademik 2025/2026 tercatat Jumlah mahasiswa FAI sebanyak 911 orang, menunjukkan antusiasme yang terus tumbuh terhadap program-program unggulan FAI. Selain persiapan sarana prasarana dan jadwal perkuliahan, dalam persiapan perkuliahan 2025/2026 Dekan FAI menekankan persiapan dosen dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan ini selaras dengan kewajiban Tri Dharma serta tuntutan Kurikulum Nasional (KKNI) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kali ini para dosen didorong untuk mengintegrasikan penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat dalam RPS sehingga output dari perkuliahan tidak hanya pengembangan keilmuwan tapi juga menjadi kolaborasi dosen-mahasiswa dalam mempraktikkan materi perkuliahan.
Rapat dosen Fakultas Agama Islam telah menghasilkan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat peran institusi dalam pengembangan keilmuan berbasis nilai-nilai pesantren melalui capaian akreditasi yang solid, pengembangan pusat unggulan, serta penguatan budaya riset melalui jurnal ilmiah. Penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang terintegrasi dengan Tri Dharma menunjukkan komitmen FAI untuk mencetak lulusan unggul secara akademik dan berdampak sosial. Persiapan matang untuk tahun akademik 2025/2026, termasuk pengenalan program RPL dan kolaborasi dalam penyusunan RPS, menjadi bukti inovasi dan adaptasi FAI dalam mewujudkan visinya sebagai pusat pengembangan Pendidikan dan Hukum Islam berbasis Pesantren Wakaf pada tahun 2027.