Focus Group Discussion Sophia University Jepang, AILA, dan Universitas Darunnajah : Kajian Perbedaan Gender dan Budaya Sekolah di Masyarakat Muslim Asia Tenggara*

Senin, 25 Agustus 2025 · Admin

Focus Group Discussion Sophia University Jepang, AILA, dan Universitas Darunnajah : Kajian Perbedaan Gender dan Budaya Sekolah di Masyarakat Muslim Asia Tenggara*
Focus Group Discussion Sophia University Jepang, AILA, dan Universitas Darunnajah : Kajian Perbedaan Gender dan Budaya Sekolah di Masyarakat Muslim Asia Tenggara*
Jakarta, 24 Agustus 2025– Fakultas Studi Global Universitas Sophia, Jepang bekerjasama dengan Divisi Kajian AILA Indonesia telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan joint research yang bertujuan mengeksplorasi isu-isu budaya sekolah dan perbedaan gender dalam masyarakat Muslim Asia Tenggara. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dosen Universitas Darunnajah dan melibatkan sejumlah akademisi yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan, sosiologi, dan kajian Islam. Hadir dalam FGD ini Assoc. Professor Dr. Hiroko Kushimoto dari Universitas Sophia, Dr. Dinar Dewi Kania, M.M., M.Sos, Dr Much Hasan Darojat (Rektor Universutas Darunnajah), Robby M. Syarief Lc., M.H (Direktur Pendidikan), Luthifah Huzaidah M.Pd, Duna Izfanna M.Ed., Ph.D (Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah), serta 6 guru dan dosen yang memberikan pandangan akademisnya mengenai dinamika peran gender di lingkungan sekolah Muslim di Indonesia. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pengamatan partisipatif terhadap karakteristik budaya sekolah di kalangan siswa dan guru Muslim pada jenjang sekolah menengah, mengidentifikasi perbedaan gender dalam sikap dan persepsi para pelaku pendidikan, dan menafsirkan dinamika tersebut dalam konteks norma-norma Islam yang berlaku di masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Assoc Prof Dr. Hiroko Kushimoto menyampaikan ketertarikannya terhadap pendidikan di Indonesia, terutama Pondok Pesantren. Dr. Dinar Dewi Kania menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kebijakan pendidikan dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman. Selain FGD, acara ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Implementation Arrangement antara Divisi Kajian AILA Indonesia dan Sakinah Family Center, Universitas Darunnajah sebuah lembaga yang berfokus pada penguatan institusi keluarga dan edukasi berbasis nilai-nilai Islam. Penandatanganan nota kesepahaman ini dipimpin oleh Delpa Firdaus, M.H. selaku Koordinator Sakinah Family Center. Kegiatan ini menjadi tonggak awal dalam pelaksanaan kerja sama penelitian internasional yang diharapkan dapat memperkuat basis data akademik terkait gender dan pendidikan dalam konteks masyarakat Muslim, serta mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan yang sensitif terhadap budaya dan nilai-nilai lokal. (I) Penulis: DI

Bagikan:

Tautan disalin!

← Kembali ke Berita