Langkah Awal KKN Internasional, Mahasiswa Universitas Darunnajah Tunjukkan Aksi Nyata di Malaysia
Selasa, 26 November 2024 · Admin
Kuala Lumpur, Malaysia - Setelah kemarin, Senin (25/11), Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kuala Lumpur meresmikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional mahasiswa Universitas Darunnajah, hari ini, Selasa (26/11), 45 mahasiswa dan mahasiswi mulai melaksanakan program mereka di lokasi masing-masing. Para mahasiswa yang terbagi menjadi 19 kelompok ini bertugas di berbagai tempat yang telah ditentukan oleh dosen pembimbing Universitas Darunnajah, bekerja sama dengan KBRI Kuala Lumpur.
Lokasi kegiatan para mahasiswa tersebar di wilayah Kuala Lumpur dan sekitarnya, dengan beberapa tempat berjarak lebih dari satu jam perjalanan dari pusat kota. Sebagian besar dari mereka ditempatkan di Sanggar Belajar (SB) yang berada di bawah binaan KBRI Kuala Lumpur. Sanggar Belajar ini berfungsi sebagai pusat pendidikan informal yang melayani anak-anak TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Malaysia, khususnya mereka yang tidak terjangkau oleh pendidikan formal.
[caption id="attachment_26120" align="alignnone" width="2560"]
Kegiatan Mahasiswa KKN Internasional disalah satu sanggar belajar (SB)[/caption]
SB ini merupakan wujud nyata dari upaya KBRI Kuala Lumpur untuk memastikan anak-anak TKI mendapatkan hak pendidikan. Di tempat ini, anak-anak diajarkan berbagai pelajaran, mulai dari kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, hingga pengenalan nilai-nilai budaya Indonesia. Sanggar Belajar juga menjadi wadah penguatan karakter anak-anak agar tetap terhubung dengan identitas Indonesia meskipun berada di luar negeri.
Mahasiswa Universitas Darunnajah menjalankan program yang mencerminkan nilai-nilai kepedulian dan pemberdayaan masyarakat. Beberapa kegiatan yang mereka laksanakan di antarnya adalah mengajar anak-anak. Para mahasiswa menjadi pengajar bagi anak-anak di SB, mengajarkan pelajaran akademik, pendidikan agama, serta keterampilan praktis. Mereka juga menyelipkan materi tentang budaya Indonesia untuk memperkuat rasa cinta tanah air.
Selain itu, para mahasiswa juga melakukan pembinaan terhadap masyarakat, mereka memberikan pelatihan tentang berbagai keterampilan, seperti memasak, kerajinan tangan, hingga pengelolaan sampah. Pesera KKN juga melakukan kegiatan sosial dan lingkungan. Di hari pertama, mereka aktif membersihkan lokasi Sanggar Belajar, memperbaiki fasilitas yang rusak, dan mengelola taman-taman kecil di area SB. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi anak-anak dan masyarakat.
Program KKN Internasional ini direncanakan berlangsung selama 25 hari. Dalam rentang waktu tersebut, mahasiswa dituntut untuk memberikan kontribusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat di lokasi penugasan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memperkuat kerja sama antara Universitas Darunnajah, KBRI Kuala Lumpur, dan komunitas setempat dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia di Malaysia.
Kegiatan KKN Internasional ini bukan hanya menjadi ajang pengabdian masyarakat bagi mahasiswa, tetapi juga pembelajaran nyata tentang kerja sosial, budaya, dan kolaborasi lintas negara. Dengan program ini, mahasiswa Universitas Darunnajah diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat sekaligus membawa harum nama Indonesia di kancah internasional.
Kegiatan Mahasiswa KKN Internasional disalah satu sanggar belajar (SB)[/caption]
SB ini merupakan wujud nyata dari upaya KBRI Kuala Lumpur untuk memastikan anak-anak TKI mendapatkan hak pendidikan. Di tempat ini, anak-anak diajarkan berbagai pelajaran, mulai dari kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, hingga pengenalan nilai-nilai budaya Indonesia. Sanggar Belajar juga menjadi wadah penguatan karakter anak-anak agar tetap terhubung dengan identitas Indonesia meskipun berada di luar negeri.
Mahasiswa Universitas Darunnajah menjalankan program yang mencerminkan nilai-nilai kepedulian dan pemberdayaan masyarakat. Beberapa kegiatan yang mereka laksanakan di antarnya adalah mengajar anak-anak. Para mahasiswa menjadi pengajar bagi anak-anak di SB, mengajarkan pelajaran akademik, pendidikan agama, serta keterampilan praktis. Mereka juga menyelipkan materi tentang budaya Indonesia untuk memperkuat rasa cinta tanah air.
Selain itu, para mahasiswa juga melakukan pembinaan terhadap masyarakat, mereka memberikan pelatihan tentang berbagai keterampilan, seperti memasak, kerajinan tangan, hingga pengelolaan sampah. Pesera KKN juga melakukan kegiatan sosial dan lingkungan. Di hari pertama, mereka aktif membersihkan lokasi Sanggar Belajar, memperbaiki fasilitas yang rusak, dan mengelola taman-taman kecil di area SB. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi anak-anak dan masyarakat.
Program KKN Internasional ini direncanakan berlangsung selama 25 hari. Dalam rentang waktu tersebut, mahasiswa dituntut untuk memberikan kontribusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat di lokasi penugasan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memperkuat kerja sama antara Universitas Darunnajah, KBRI Kuala Lumpur, dan komunitas setempat dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia di Malaysia.
Kegiatan KKN Internasional ini bukan hanya menjadi ajang pengabdian masyarakat bagi mahasiswa, tetapi juga pembelajaran nyata tentang kerja sosial, budaya, dan kolaborasi lintas negara. Dengan program ini, mahasiswa Universitas Darunnajah diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat sekaligus membawa harum nama Indonesia di kancah internasional.