Rektor Universitas Darunnajah Menjadi Narasumber Dalam Pelatihan Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah
Kamis, 14 November 2024 · Admin
Jakarta - (13/11) Dewan Perwakilan Wilayah Fokus Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (DPW FK KBIHU) telah melaksanakan pelatihan sertifikasi pembimbing manasik haji dan umrah di Gedung Sekretariat Asrama Haji di Pinang Ranti, Jakarta Timur, DKI Jakarta, dalam rangka meningkatkan kualitas pembimbing haji dan umrah di Indonesia dalam berbagai aspek softskill dan hardskill yang dimiliki.
Dalam sesi pengayaan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris bagi para pembimbing, Dr. Much. Hasan Darojat sebagai Rektor Universitas Darunnajah, dipercaya untuk memberikan pelatihan bagi para peserta dalam meningkatkan dan mengoptimalkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris, melalui metode belajar dan praktik (learning by doing) dengan tema-tema yang sering ditemui dalam kegiatan ibadah haji dan umrah, seperti proses keberangkatan dan perpulangan dibandara, imigrasi, ibadah haji dan umrah, kejadian di rumah sakit atau apotek, hotel, hingga kegiatan jual beli yang menjadi daya tarik mayoritas masyarakat Indonesia.
Dr. Much. Hasan Darojat menekankan bahwa kemampuan berbahasa asing merupakan bagian dari mempelajari budaya. Oleh karena itu, bahasa tidak hanya dipelajari secara teori, namun juga perlu dipraktikkan dalam berbagai kesempatan. Tidak hanya pengayaan dalam bahasa Arab dan Inggris fushah (formal), Dr. Much. Hasan Darojat juga memperkenalkan seluruh peserta ungkapan-ungkapan bahasa Arab amiyah atau harian sebagai improvisasi kemampuan berbahasa Arab.
161 peserta yang datang dari berbagai kalangan, seperti wakil camat, praktisi haji dan umrah, serta akademisi dari kalangan mahasiswa dan dosen yang ikut kegiatan tersebut. Dengan diikelompokkannya para peserta menjadi beberapa kelompok, perwakilan diantara mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan berbahasa Arab di depan pemateri.
Kegiatan pengayaan kemampuan bahasa Arab dan Inggris diakhiri dengan tugas untuk menemukan video percakapan bahasa Arab fushah (resmi) untuk dianalisis bersama di setiap kalimat yang digunakan dalam percakapan dalam video tersebut. Sehingga para peserta dapat memahami bagaimana menggunakan bahasa Arab formal dan non-formal.
Sesi akhir ditutup dengan kalimat motivasi dan doa. Dalam pesannya, Dr. Much. Hasan Darojat berdoa agar para peserta mampu mengembangkan kemampuan yang dimiliki, khususnya dalam berbahasa Arab dan Inggris sebagai seorang pembimbing umrah dan haji. Sehingga jamaah tidak hanya merasa terfasilitasi dengan baik, namun juga mampu memberikan informasi yang valid selama prosesi kegiatan umrah dan haji nanti.
Penulis: Falah
Dr. Much. Hasan Darojat menekankan bahwa kemampuan berbahasa asing merupakan bagian dari mempelajari budaya. Oleh karena itu, bahasa tidak hanya dipelajari secara teori, namun juga perlu dipraktikkan dalam berbagai kesempatan. Tidak hanya pengayaan dalam bahasa Arab dan Inggris fushah (formal), Dr. Much. Hasan Darojat juga memperkenalkan seluruh peserta ungkapan-ungkapan bahasa Arab amiyah atau harian sebagai improvisasi kemampuan berbahasa Arab.
161 peserta yang datang dari berbagai kalangan, seperti wakil camat, praktisi haji dan umrah, serta akademisi dari kalangan mahasiswa dan dosen yang ikut kegiatan tersebut. Dengan diikelompokkannya para peserta menjadi beberapa kelompok, perwakilan diantara mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan berbahasa Arab di depan pemateri.
Kegiatan pengayaan kemampuan bahasa Arab dan Inggris diakhiri dengan tugas untuk menemukan video percakapan bahasa Arab fushah (resmi) untuk dianalisis bersama di setiap kalimat yang digunakan dalam percakapan dalam video tersebut. Sehingga para peserta dapat memahami bagaimana menggunakan bahasa Arab formal dan non-formal.
Sesi akhir ditutup dengan kalimat motivasi dan doa. Dalam pesannya, Dr. Much. Hasan Darojat berdoa agar para peserta mampu mengembangkan kemampuan yang dimiliki, khususnya dalam berbahasa Arab dan Inggris sebagai seorang pembimbing umrah dan haji. Sehingga jamaah tidak hanya merasa terfasilitasi dengan baik, namun juga mampu memberikan informasi yang valid selama prosesi kegiatan umrah dan haji nanti.
Penulis: Falah